Cara Ternak Kacer

Bismillahirrahmanirrahim, Cara ternak kacer – Burung kacer atau burung magpie robin termasuk burung yang bisa dibilang perawatannya mudah dan kacer merupakan jenis burung yang cocok dipelihara bagi pemula. Burung kacer memiliki kicauan yang sangat bagus. Bukan hanya kicauannya yang menjadi daya tarik, tapi karena burung kacer juga memiliki warna bulu yang indah.

Jenis burung ini juga sering diikutsertakan dalam lomba kicauan burung dan tak jarang memenangkan juara. Selain dari kualitas burung kacer yang membuat harganya mahal, ketika seekor kacer memenangkan juara lomba kicauan harganya bisa mencapai ratusan juta. Burung kacer memiliki 3 jenis yakni Kacer Jawa atau Magpi Robin ( Kacer dada hitam), Kacer Poci (Kacer dada putih) dan Kacer Blorok.

Cara Beternak Kacer Biar Cepat Bertelur

Kamu juga bisa menjadikan burung kacer sebagai ladang bisnis dengan mengembangbiakannya karena anakan dari burung kacer memiliki nilai jual yang lebih baik bahkan mampu memiliki kicauan yang lebih bagus dari indukannya. Tapi apakah kamu sudah tahu bagaimana cara ternak kacer? Cara beternak kacer memang mudah tapi tak jarang juga banyak pemula yang gagal beternak. Tapi kamu tidak usah khawatir karena Alam Burung telah merangkumnya dalam 17 cara ternak kacer untuk pemula.

1. Pemilihan Indukan Kacer Jantan Dan Betina Yang Berkualitas

Cara ternak kacer yang pertama adalah mencari indukan kacer jantan dan betina harus dijadikan sebagai fokus guna menghasilkan anakan burung kacer yang berkualitas. Kedua indukan kacer harus sering berkicau dan memiliki suara yang bagus serta memiliki tubuh yang bagus.

2. Bisa Membedakan Kacer Jantan Dan Kacer Betina Dengan Mudah

Bagi pemula mungkin masih sulit untuk membedakan mana kacer jantan dan yang mana kacer betina. Kamu bisa membedakannya dengan melihat dari bagian luar tubuhnya.

  • Bulu dada dan punggung, kacer jantan cenderung memiliki warna bulu dada yang bewarna hitam pekat sedangkan kacer betina memiliki warna abu-abu.
  • Suara, kacer jantan mempunyai sifat fighter dan sering berkicau sedangkan kacer betina jarang berkicau.
  • Kloaka, jantan memiliki kloaka yang memanjang dan terlihat kecil sedangkan punya betina terlihat lebih besar.

3. Mengetahui Usia Burung Kacer Yang Tepat Untuk Diternak

Salah satu cara beternak kacer yang harus diperhatikan adalah mengetahui usia burung kacer jantan dan betina. Kamu sebaiknya mengetahui usia burung kacer yang ingin dikawinkan. Umumnya usia kawin burung kacer berumur 10 bulan sampai 1 tahun agar berhasil menghasilkan telur.

4. Indukan Kacer Harus Sudah Birahi

Cara beternak kacer

Usia burung kacer yang sudah berumur 10 bulan-1 tahun tidak menjamin proses perkembangbiakan burung kacer berhasil, karena indukan kacer juga harus sedang mengalami birahi. Jika indukan kacer sedang tidak mengalami birahi terkadang mereka menolak untuk dikawinkan. Agar burung kacer birahi kamu harus memberi makanan yang penuh nutrisi seperti telur puyuh, kroto, biji niger seed atau apel.

Kamu bisa mengetahui burung kacer sedang birahi dengan ciri-ciri seperti menabrak-nabrak jeruji kandang, kicauannya gacor, sering menurunkan sayap, melompat-lompat di dalam sangkar, dan sering menurunkan sayap.

Baca juga: Ciri ciri kacer over birahi

5. Pemilihan Kandang Yang Tepat

Cara ternak kacer untuk pemula
Sumber: Youtube CapCapung

Kandang burung kacer sebaiknya dibuat lebih luas agar burung dapat bergerak bebas tanpa hambatan. Kamu juga bisa menambahkan perlengkapan kandang burung lainnya seperti tempat mandi, tempat minum, tempat pakan dan tangkringan. Sebagai opsi tambahan kamu bisa menambahkan sayuran atau tulang sotong. Sangkar yang disarankan untuk burung kacer adalah sangkar gantung karena lebih ekonomis dan mempunyai banyak keuntungan lainnya.

6. Persiapan Pakan Untuk Ternak Kacer

Pakan juga menjadi faktor penting dalam ternak burung kacer. Pakan burung kacer harus memiliki kandungan protein karena nantinya burung tersebut akan dikawinkan sehingga indukannya menghasilkan telur yang kualitasnya baik. Kamu bisa memberikan pakan burung kacer berupa jangkrik, voer, belalang, ulat hongkong, kroto, biji bijian dan pakan burung lainnya yang mengandung protein.

7. Proses Penjodohan Burung Kacer Jantan dan Betina

Proses penjodohan burung acer jantan dan betina

Proses perjodohan merupakan proses yang cukup sulit. Seperti yang sudah dibahas tadi umur burung kacer baik jantan atau betina harus sudah memasuki usia kawin. Langkah pertama yaitu lakukan langkah pendekatan antara burung kacer jantan dan burung kacer betina dengan menggunakan kandang sekat atau bisa juga menggunakan 2 kandang yang diletakkan berdekatan. Biarkan dan pantau terus perkembangannya burung kacer jantan dan betina selama kurang lebih 3 hari.

8. Ciri-Ciri Burung Kacer Jantan Dan Betina Berjodoh

Ciri-ciri pendekatan burung kacer berhasil yakni kacer jantan akan mendekati kacer betina sambil berkicau dan kacer betina akan merespon dengan kicauan khas kacer betina dan mengepakkan sayapnya lalu turun ke atas alas sangkar. Biasanya kacer jantan berkicau dengan keras dan gacor untuk menggoda kacer betina. Lalu ciri-ciri burung kacer belum berjodoh yaitu burung kacer jantan akan dihindari oleh burung kacer betina.

9. Menyatukan Burung Kacer Jantan dan Betina Dalam 1 Sangkar

Menyatukan burung kacer jantan dan betina dalam 1 sangkar

Ketika burung kacer jantan dan betina sudah saling merespon, kamu bisa menyatukan kacer jantan dan kacer betina dalam satu sangkar. Jika kamu ingin menyatukan kacer jantan dan betina lakukanlah pada waktu sore hari. Kamu harus memasukan kacer jantan ke dalam sangkar kacer betina. Untuk cara ini tidak boleh salah supaya keduanya tetap berjodoh.

Selanjutnya, jika indukan kacer berjodoh, mereka akan berciuman dan saling meloloh. Jika kacer betina dalam keadaan masih perawan biasanya prosesnya akan memakan waktu sedikit lama, kemungkinan malam atau keesokan harinya. Burung kacer jantan dan burung kacer betina akan langsung kawin jika keduanya sedang dalam keadaan birahi. Keluarkan burung kacer jantan ketika terlihat sudah kawin dengan burung kacer betina, lalu sore harinya kamu bisa memasukan kembali burung kacer jantan dalam beberapa hari, hingga burung kacer betina bertelur.

Baca juga: Cara merawat burung kacer

10. Burung Kacer Betina Bertelur

Burung kacer betina akan mengandung dan bertelur. Burung kacer mampu mengeluarkan telur hingga 2-3 buah telur sekali periode musim bertelur ternak burung kacer. Tulang sotong sangat penting dalam proses ini karena membuat sistem pembuatan cangkang menjadi lebih kuat dan anakan kacer nantinya tidak cacat. Biasanya burung kacer betina akan mengerami telurnya di dalam glodok kacer. Kamu juga harus membuat burung dalam keadaan tenang dan tidak stress agar tidak memecahkan telurnya.

11. Burung Kacer Betina Mengerami Telur

Telur akan dikeramkan oleh burung kacer betina sekitar 14 hari dihitung dari hari pertama keluar dari indukan betina, sampai telurnya menetas. Saat proses pengeraman pemilik burung kacer tidak boleh selalu mengecek sarang dan hindari sangkar burung dari gangguan hewan lainnya seperti kecoa, cicak, anjing dan hewan lainnya agar burung tidak stres dan tetap tenang.

Untuk tidak mengganggu proses pengeraman telur, kamu juga bisa untuk tetap menyatukan burung kacer jantan dengan burung kacer betina guna kacer jantan selalu memberi makan kacer betina yang sedang mengerami telur.

12. Perawatan Burung Kacer Betina Selama Proses Pengeraman Telur

Burung kenari betina yang sedang mengerami telur perlu diberi perawatan yang intensif berupa pakan yang penuh gizi, serta kandang yang harus selalu dalam keadaan bersih. Untuk pembersihan kandang harus dilakukan dengan hati-hati, supaya telur tidak mengalami goncangan dan tidak pecah. Tempatkan sangkar burung di tempat yang teduh supaya telur burung kacer tidak retak atau pecah.

13. Perawatan Indukan Kacer Pasca Penetasan Telur

Ketika telur burung kacer sudah menetas, burung kacer betina akan menyuapi anakan kacer sampai usia 3 minggu, maka dari itu kamu harus selalu menyediakan ulat, kroto, jangkrik, belalang di pagi, siang dan sore hari untuk gizi indukan kacer dan anakannya. Anakan kacer mulai mencari makanannya sendiri sekitar usia 3 minggu dan pada usia 5 minggu anakan kacer sudah mampu mencerna dan memakan makanannya sendiri. Jika perlu kamu juga bisa memberi multivitamin kepada indukan burung kacer dan anakan burung kacer.

14. Proses Memanem Anakan Burung Kacer

Selain bisa diberi makan kroto dan makanan lainnya, kamu juga bisa memberi pakan anakan kacer menggunakan telur puyuh rebus supaya tumbuh kembangnya lebih cepat. Kamu bisa memanen anakan kacer pada usia 10 sampai 14 hari ketika ia sudah bisa memakan pakannya sendiri.

15. Indukan Burung Kacer Dipisah Dari Anakan

Ketika anakan burung kacer bisa memakan dan mengambil makanannya sendiri, kamu boleh memisahkan dari indukannya, karena induk burung kacer akan bertelur kembali dan jika tidak dipisahkan indukan kacer akan mematuk anaknya. Tahap tersebut disebut tahap mesapih. Kamu bisa memberi makan menggunakan penjepit dari bambu atau memberi makan kroto yang dibasahi agar mudah dicerna. Jika sudah berusia 2 minggu kamu sudah bisa memberi makan anakan kacer dengan jangkrik yang dibuang kakinya, dll.

Baca juga: Cara ternak lovebird

16. Persiapan Indukan Kacer Untuk Kawin Kedua

Setelah proses pemisahan indukan burung kacer dengan anakannya dilakukan. Kurang lebih dari 1 minggu indukan kacer bisa bertelur lagi, bahkan telur yang dihasilkan bisa lebih banyak dari perkawinan yang pertama dan prosesnya mudah, tidak sesulit tahap pertama karena di proses ini indukan kacer jantan dan kacer betina sudah melakukan pendekatan. Kamu bisa memasukkan kembali indukan burung kacer jantan ke dalam sangkar indukan burung kacer betina.

17. Proses Menjaga Keamanan Anakan Kacer

Proses menjaga keamanan anakan kacer

Cara ternak kacer yang terakhir adalah setelah anakan kacer hidup mandiri karena sudah dipisah dari indukannya, kamu harus menjaga keamanannya dari hewan penganggu. Kamu juga harus memeriksa secara berkala pakan, minum, dan kebersihan sangkarnya. Kamu juga harus menempatkan sangkar burung kacer di tempat yang aman, teduh dan tidak terjemur matahari.

Bagaimana menurutmu cara beternak kacer mudah bukan? Semua yang kamu lakukan membutuhkan proses, hasil tidak pernah mengkhianati proses sama halnya dengan proses yang kamu lakukan guna mendapatkan anakan kacer yang berkualitas. Referensi: Wikipedia

Tinggalkan komentar